Skip to main content

Sedapnya Kopi Berpadu Gurihnya Santan

 

Minggu, 25 Juli 2021

Tidak ada cara yang salah dalam menikmati kopi. Ada yang langsung menikmati rasa pahitnya dan ada pula yang menambahkan krimer untuk menghaluskan rasanya.

Seakan tidak mau berhenti berinovasi, berbagai gerai kopi kini menawarkan kopi yang dipadukan dengan bahan-bahan unik, salah satunya adalah gerai kopi “Janji Jiwa” yang menawarkan kopi bercampur santan.

Meski terkesan asing untuk digunakan pada minuman, nyatanya kopi santan sudah eksis sejak puluhan tahun silam, bahkan sudah menjadi sajian khas Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah.

Jika anda penasaran bagaimana rasanya, saya ajarkan cara membuatnya. Pertama, siapkan bubuk kopi hitam, satu bungkus santan bubuk, dan air mentah. Di sini saya memilih santan bubuk karena saya lebih menyukai teksturnya daripada santan cair, selebihnya tidak ada perbedaan rasa antara santan bubuk dan santan cair.

Setelah semua bahan siap, masak air sampai mendidih lalu seduh kopi dengan takaran sesuai selera. Kemudian, tabur setengah bungkus santan bubuk dan aduk perlahan. Tunggu sampai kopi menjadi hangat sambil menunggu ampasnya perlahan turun.

Seruput pertama di lidah menghasilkan rasa kopi yang gurih dan lembut, namun tidak menutupi kekhasan rasa kopi itu sendiri dan hanya mengurangi rasa getir. Bila selama ini anda gemar mencampur kopi dengan susu, alangkah baiknya anda mencoba santan yang menurut saya terasa lebih kental dan lebih gurih. 

Dijamin rasanya akan membuat anda ketagihan, sob!


Comments

Popular posts from this blog

REVIEW Every Time I Die - Radical (2021) : Goresan Kegeraman dan Kecemasan dibalik Ketidakpastian

 "We cannot be saved by the men digging graves in desperate times" -Desperate Measures- Dua tahun terakhir adalah masa-masa kelam bagi penduduk bumi. Meskipun banyak dari kita berhasil melaluinya, namun memori atas rasa kebingungan luar biasa yang dialami saat itu tak ayal masih tetap tersimpan di benak. Rasa frustasi akibat pandemi, pecahnya keseimbangan sosial, dan ketidakadilan penguasa meskipun di tengah bencana besar adalah contoh hiruk pikuk yang terekam di album Every Time I Die tahun 2021, "Radical". Di album ini, Every Time I Die tetap mempertahankan genre southern-metalcore rumit ciri khas mereka. Namun disini, Every Time I Die semakin mahir memadukan musik yang ganas dengan melodius dan tetap menyajikannya dengan segar dan menakjubkan. Jordan Buckley dan Andy Williams selaku duel gitaris maut seakan tidak pernah kehabisan riff untuk menggoncang album ini, dari kebrutalan ("Distress Rehearsal"), kerumitan ("Planet Shit"), hingga keanggu...

Rencana Mulia Dinda di Hungaria untuk Indonesia

  Kamis, 5 Agustus 2021 Siapa mahasiswa yang tidak bermimpi untuk ikut andil dalam program pertukaran mahasiswa? Rasanya sedikit sekali, karena program ini bisa jadi ajang mahasiswa menambah pengalaman dan keahlian baru untuk masa depan yang lebih baik. Tahun ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) membuka program beasiswa pertukaran mahasiswa ke luar negeri yang bertajuk Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA). Salah satu mahasiswa yang sukses terdaftar program IISMA adalah Kadek Dinda Suganda atau yang lebih akrab disapa Dinda. Dinda yang berkuliah di Universitas Esa Unggul, Jakarta berkesempatan menuntut ilmu selama satu semester di University of Szeged, Hungaria. “Dari SMP gue emang udah tertarik banget sama negara Hungaria, karena Hungaria termasuk negara yang sangat tenang. Bahkan Hungaria sempat jadi negara nomor 1 yang sudah herd immunity saat pandemi.” ujar Dinda mengenai alasannya memilih Hungaria sebagai t...

Asyiknya Healing di Taman Hijau Medang Lestari

  Sabtu, 19 Juni 2021 Penerapan PPKM Mikro yang terus berlanjut membuat mobilitas warga menjadi terbatas. Hal ini tak ayal membuat warga cepat merasa jenuh. Kejenuhan yang terus dibiarkan akan berdampak pada melemahnya kondisi fisik dan mental yang dapat membuat daya tahan tubuh gampang turun. Dalam menjaga kedua hal tersebut, mayoritas warga perumahan Medang Lestari, Kabupaten Tangerang, Banten memilih Taman Hijau Medang Lestari sebagai tempat andalan. Dipilihnya tempat ini mempunyai alasan tersendiri. Selain karena tempatnya yang luas, fasilitas di tempat ini terbilang lengkap dan lokasinya yang berada di tengah perumahan Medang Lestari menjadikannya terjangkau bagi seluruh warga perumahan Medang Lestari. “Jujur, saya bosen nge- zoom melulu ” ucap Rifaldi, 18, sambil menyeka keringatnya setelah selesai berolahraga. “Taman ini emang berguna banget sih bagi saya, kalo lagi penat saya langsung ke sini, entah itu jogging buat nyari keringat, atau sekadar  nikmatin al...